Postingan

Kasus Dua Orang Begal yg di Tabrak Pengendara Taksi Online Hingga Tewas Sudah Selesai

Jakarta -  Masih ingat cerita dua orang diduga jambret tewas ditabrak pengemudi taksi bold pada Oktober 2021 lalu? Kisah ini kembali ramai diperbincangkan. Penyebabnya, seorang warganet mencuit dua orang yang tewas itu bukanlah jambret. Salah satunya cuitan akun twitter @imcutieaw. Dia menampilkan salah satu tayangan berita disisipkan keterangan. "Inget berita viral ini ga? 3 bulan yg lalu, ojol menabrak dua orang jambret? You need to recognize the realities. Ternyata yang ditabrak si Eko ini bukan jambret!!! Yes, si Eko yang mengaku korban playing Victim, dia fitnah si pengendara yang udah meninggal," tulis akun tersebut. Tak mau menjadi bola liar, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan meluruskan cuitan tersebut. Dipastikan bahwa keduanya adalah pelaku jambret. Zulpan mengatakan penyidik telah mengantongi alat bukti berkaitan dengan tindak pidana yang dilakukan. Selain keterangan saksi, ada pula rekaman kamera CCTV. "Jadi kasus itu kejadian 3 bulan lalu ...

Melakukan Perlawanan Saat Ditangkap, 2 Pencuri Motor Ditembak Polisi di Medan

Jakarta - Polisi menembak dua orang tersangka pencuri sepeda motor milik petugas penyapu jalan di Kota Medan, karena melakukan perlawanan saat penangkapan. Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol M Firdaus mengatakan identitas kedua tersangka masing-masing berinisial JH dan DSS. "Tersangka JH merupakan residivis kasus narkoba,"katanya, dilansir Antara, Minggu (9/1). Penangkapan kedua tersangka berawal dari laporan korban bernama Surtinem (45) yang kehilangan satu unit sepeda motornya, di Jalan KH Agus Salim, Kecamatan Medan Polonia pada Selasa (4/1). Saat itu korban meninggalkan sepeda motornya di pinggir jalan untuk melakukan pekerjaannya sebagai petugas penyapu jalan di Kota Medan. Setelah menyelesaikan pekerjaannya, korban mendapati sepeda motornya hilang. Selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Medan. "Aksi pencurian sepeda motor ini terekam CCTV dan viral di media sosial,"ujarnya.

Polresta Cirebon Membekuk 4 Pemuda Yang Perkosa Anak di Bawah Umur

Jakarta - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Cirebon, Jawa Barat, membekuk empat pemuda yang melakukan rudapaksa anak di bawah umur, bahkan sebelum menjalankan aksi kejahatannya itu mereka terlebih dahulu mencekoki korban minuman keras. "Ada empat pelaku yang kami tangkap masing-masing berinisial AS (18 ), IW (30 ), RS (19 ), dan HR (35 ),"kata Kasat Reskrim Polresta Cirebon AKP Anton di Cirebon, Sabtu (18/12). Dikatakan pula bahwa rudapaksa yang dilakukan empat pelaku pada hari Senin (13/12) sekitar pukul 18.00 WIB. Menurut dia, para pelaku juga memaksa korban menenggak minuman keras sebanyak dua botol sebelum melakukan aksinya. Bahkan, mereka melakukan aksi bejat tersebut secara bergiliran. "Aksi tersebut dilakukan di dua lokasi berbeda. Para pelaku bergantian melakukan tindakan tersebut kepada korban,"ujarnya. Ia mengatakan bahwa korban sempat melawan. Namun, para pelaku tetap memaksanya. Bahkan, mereka mematikan telepon genggam korban...

Polres Makassar Menangkap 2 Pemuda Pembobol 16 Mesin ATM Dengan Cara Dicongkel

Jakarta - Kepolisian Resor Kota Besar Makassar menangkap dua pemuda dalam kasus pembobolan 16 mesin Anjungan Tunai Mandiri ( ATM ) dengan cara mencongkel. Dua orang ditangkap polisi yakni SY (18) dan WH (21 ). Kepala unit Jatanras Polrestabes Makassar, Inspektur Satu Afhi Abrianto mengatakan pengungkapan kasus pembobolan mesin ATM usai sejumlah supplier perbankan melaporkan terjadinya perusakan. Usai menerima laporan tersebut, pihaknya melakukan penyelidikan dan menangkap dua pelaku. "Kedua pelaku kami tangkap di Desa Lassa-lassa, Kecamatan Sapayya, Kabupaten Gowa. Sementara barang bukti disimpan pelaku di kamar kosnya di Jalan Malengkeri, Makassar,"ujarnya melalui pesan WhatsApp, Jumat (10/12). Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kedua pelaku sudah beraksi melakukan pembobolan mesin atm machine di 16 lokasi. Dari setiap atm machine yang dibobolnya, mereka mendapatkan Rp1,5 juta dengan uang pecahan Rp50 ribu. "Modusnya mereka mencongkel setelah m...

Tidak Terima Digugat Cerai, Seorang Pria Menyebarkan Video Intimnya Saat Masih Berstatus Istri

Jakarta - Kepolisian menangkap WF (32) di rumahnya Jalan KH Samanhudi, Samarinda, Kalimantan Timur. WF jadi tersangka penyebar video intimnya bareng LR (30 ), saat berstatus sebagai istrinya, yang bekerja sebagai karyawati bank di Samarinda. Pemicunya WF tidak terima digugat cerai LR. Sebaran video intim durasi 13 detik melalui twitter itu diketahui LR dari temannya, yang mengabarkan wanita dalam video itu mirip dirinya. LR kaget bukan kepalang dan melapor ke Polresta Samarinda. Tim gabungan system Eksus Satreskrim Polresta Samarinda bersama Jatanras Polda Kaltim melakukan penyelidikan dan menangkap WF pada hari Jumat (3/12). "Dari penyidikan, video itu diunggah 30 November 2021. Awalnya diunggah di instagram berisi link akun twitter pribadi pelaku (WF). Isinya video itu,"kata Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Andika Dharma Sena, dalam penjelasan di kantornya, Senin (6/12). Andik menerangkan, motif WF lantaran dia tidak terima digugat cerai LR pada S...

Seorang Pelaku Penipuan CPNS Berhasil Menipu Hingga Rp 1,035 Milliar

Jakarta - Petugas Kepolisian Resor (Polres) Madiun Kota, Jawa Timur, meringkus seorang tersangka pelaku penipuan CPNS yang merugikan korbannya hingga 1,3 miliar rupiah. Kapolres Madiun Kota AKBP Putu Dewa Eka Darmawan mengatakan tersangka adalah NK (45) warga Kelurahan Sekip Hulu, Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau. Tersangka ditangkap di tempat tinggalnya di Kelurahan Tengkerang Tengah, Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Riau. Sebelumnya ia tinggal dan bekerja di Kota Madiun. "NK ini karyawan swasta dan mengaku bisa meloloskan ujian CPNS dengan imbalan sejumlah uang. Tetapi setelah korban selesai mengikuti tes, janji tersebut tidak terealisasi,"ujar AKBP Dewa di Mapolres Madiun Kota, Senin (29/11). Demikian dilansir Antara. Menurut dia, tersangka dilaporkan oleh Purwanto warga Kelurahan Nambangan Lor, Kota Madiun. Purwanto bersama tiga orang temannya menjadi korban penipuan NK yang mengaku bisa meloloskan ujian CPNS untuk formasi di Pemerintah Ko...

Polisi Menetapkan Suami Siri Yang Mabuk Menjadi Tersangka Pembunuhan di Buleleng, Bali

Jakarta - Kepolisian Polres Buleleng, Bali, menetapkan Suin (39 ), sebagai tersangka usai menganiaya istri sirinya bernama Indrawati (41) hingga tewas. Pelaku ditetapkan tersangka setelah polisi memeriksa empat saksi. Kasih Humas Polres Buleleng Iptu I Gede Sumarjaya mengatakan, dua saksi diperiksa adalah yang ikut menenggak arak. Dua saksi lainnya pemilik warung. "Dikuatkan dengan adanya barang bukti yang ada dan setelah dilakukan gelar perkara telah ditetapkan suami siri korban sebagai tersangka,"kata Sumarjaya, Rabu (24/11). Dia mengatakan, korban dianiaya dengan dipukul pelaku menggunakan botol plastik handbody saat pesta miras. Kemudian juga dipukul pelaku menggunakan tangan kosong berulang-ulang saat berada di dalam kamar. "Penyebabnya (tersangka) melakukan perbuatannya karena emosi setelah terjadi pertengkaran mulut saat minum arak dan emosi tersebut berlanjut sampai didalam kamar,"ujar dia. Dia menjelaskan, untuk barang bukti yang diamank...

Polresta Solo Berhasil Menangkap Pelaku Perampokan Gudang Rokok Camel di Solo

Jakarta -Polresta Solo berhasil mengungkap pelaku perampokan gudang rokok Camel di Solo yang terjadi pada Senin pekan lalu (15/11/2021). Mereka berhasil mengejar dan menangkap pelaku perampokan tersebut. "Kita lakukan pengejaran, dari melintasi sungai hingga area perbukitan. Dan berhasil ditangkap dengan upaya paksa,"kata Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, Senin (22/11/2021). Penangkapan tersebut dilakukan pada Jum'at siang (19/11/) di sebuah pedesaan di Wonogiri. Menurut Ade, pelaku telah menjalani pemeriksaan dan ditetapkan sebagai tersangka sekaligus ditahan sehari setelah ditangkap. Pelaku bernama RS alias MM alias S (21) itu pernah bekerja sebagai satpam di gudang tersebut namun akhirnya dipecat. Diduga dia melakukan aksi perampokan itu dengan motif dendam. Saat ini polisi menjerat RS dengan pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan berencana. Peristiwa perampokan tersebut terjadi pada pekan lalu. Perampok membawa kabur brankas di gud...

Seorang IRT Ditangkap Karena Menjadi Pengedar Narkoba, Untuk Memikat Pelangan Pelaku Sediakan Diskotik Mini

Jakarta - Seorang ibu rumah tangga, MR (39 ), ditangkap polisi karena menjadi pengedar narkoba. Untuk memikat pelanggan, pelaku menyediakan diskotek mini di rumahnya. Pelaku diamankan tanpa perlawanan di rumahnya di Jalan Kadir TKR, Gandus, Palembang, Rabu (10/11). Polisi menemukan 26 bungkus narkoba seberat 14,50 gram, 150 butir ekstasi, timbangan digital, dan ponsel yang berisi percakapan transaksi. Tersangka mengaku sudah enam bulan menjalankan bisnis itu dengan dalih kebutuhan keluarga. Dalam sebulan, dia mendapatkan keuntungan Rp2 juta hingga Rp3 juta. "Baru enam bulan jalan karena saya tidak punya pekerjaan,"ungkap tersangka MR di Mapolrestabes Palembang, Kamis (11/11). Pada awal menjalankan bisnisnya, tidak banyak orang membeli narkoba kepadanya. Hal itu membuat MR mencari cara agar pelanggan puas sehingga kembali memesan barang terlarang itu padanya. "Saya bikin diskotek mini, sewanya Rp200 ribu per dua jam. Di situ orang bebas mau ngapain, p...

Seorang Adik Membunuh kakak Kandungnya Dengan Pacul Usai Tidak Terima Karena di Caci Maki

Jakarta - Wilandari Simarmata (35) tega menghabisi nyawa abangnya yakni Edes Simarmata menggunakan cangkul, Rabu (3/11) kemarin. Perbuatan itu dilakukan Wilandari lantaran tak terima dicaci maki oleh abang kandungnya. Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang, Kompol Firdaus, mengatakan penganiayaan itu berawal saat tersangka hendak melihat sawahnya yang terendam banjir di Desa Sidoarjo, Kecamatan Beringin, Delicatessen Serdang. Saat itu tersangka membawa cangkul menuju sawah. Namun, di tengah perjalanannya tersangka bertemu dengan korban. Saat itu juga korban langsung mencaci maki tersangka. "Salah satunya mengucapkan kalimat kotor. Lalu, tersangka langsung mendatangi korban dan membacokkan cangkul yang di pegangnya ke bagian kepala abangnya"katanya, Jumat (5/11). Kemudian, korban langsung terjatuh usai dibacok tersangka. Namun, tersangka tetap membacok korban. Melihat korban telah terkapar bersimbah darah, tersangka pun meninggalkan lokasi kejadian. "U...

Polisi Menangkap Pelaku Begal di Cakung, Berikut Motif Mereka Dalam Beraksi

Jakarta - Polisi mengungkap kasus pembegalan yang terjadi di Cakung, Jakarta Timur pada Senin, 25 Oktober 2021. Korban SP meninggal dunia akibat terkena sabetan senjata tajam. Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Erwin Kurniawan menerangkan, korban saat itu berada di halte bus. Ada lima orang pelaku yakni AH, MR, MT, AL dan MAD menghampiri. "Pelaku berpura-pura menanyakan korban dan berkata ini pelakunya, ini pelakunya,"kata Erwin dalam konferensi pers, Senin (1/11/2021). Erwin menerangkan, korban lantas melarikan diri karena tak tahu menahu persoalan yang dimaksud. Aksi kejar-kejaran tak terhindarkan. Erwin menyebut peran AH, AL dan MAD ialah yang membacok tangan korban. Sedangkan, MR dan MT membantu memegangi tangan kiri dan tangan kanan pada saat dibacok. "Korban dikejar, kemudian dibacok dan handphonenya diambil,"ujar dia. Erwin menjelaskan, pihaknya mulanya memburu otak perampasan yaitu AH di kampung halamannya kawasan Puwakarta. "Dari sau...

Seorang Pelaku Pencabulan Dan Percobaan Pemerkosaan di NTT Ditangkap Polisi

Jakarta - Penyidik Satuan Reskrim Polres Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur melengkapi berkas pemeriksaan kasus percobaan pemerkosaan dan penganiayaan terhadap dokter muda. Dalam waktu dekat, berkas perkara kasus ini segera dilimpahkan ke pihak Kejaksaan Negeri Ba'a Rote Ndao untuk proses lebih lanjut. "Penyidik sedang pemberkasan dan dilimpahkan ke JPU,"ujar Kasat Reskrim Polres Rote Ndao, Iptu Jems Mbau, Sabtu (21/10). Pihaknya sudah memeriksa saksi-saksi, korban dan tersangka, serta telah mengirimkan perkembangan penanganan kasus ini kepada korban. Peter Muskanan (26 ), warga Kelurahan Onatali, Kecamatan Rote Tengah, Kabupaten Rote Ndao, pelaku dan tersangka kasus cabul sudah dibawa ke Memorizing Ndao pasca ditangkap di Pulau Semau, Kabupaten Kupang beberapa waktu lalu. Tersangka sudah ditahan di Rutan Polres Rote Ndao pasca-diperiksa sejak Sabtu (9/10), hingga beberapa waktu ke depan. Polisi menjerat tersangka dengan sejumlah pasal yakni, pasal 289 belows ...

Seorang Pria di Serang Ditangkap Polisi Karena Diduga Melakukan Pencabukan Terhadap Anak di Bawah Umur

Jakarta - Polres Serang Kota, Polda Banten mengamankan seorang pria berinisial MJN. Dia diamankan karena diduga melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur. Kasat Reskrim Polres Serang Kota AKP M. Nandar mengatakan, warga asal Kelurahan Kiara, Kecamatan Walantaka Kota, Serang ditangkap di kediamannya pada Sabtu, 9 Oktober 2021 lalu. "Berawal pada bulan Juli 2021, seorang korban berinisial YN (9) hendak pergi ke warung. Kemudian pelaku MJN memanggil korban untuk ke rumahnya, setiba di rumah pelaku MJN mengajak korban YN masuk ke dalam rumah,"kata Nandar dalam keterangannya, Rabu (13/10). Dia menjelaskan, dugaan pencabulan oleh MJN itu dilakukan di dalam rumahnya. Setelah mengalami kejadian itu, korban pun langsung melaporkan kepada orang tuanya. "Selanjutnya, orang tua korban melapor ke Polres Serang Kota,"jelasnya. Atas laporan itulah, terduga pelaku tersebut diamankan oleh polisi. Saat ini, pria itu telah diamankan di Sat Reskrim Polres Seran...

Terbongkarnya Kasus Penikaman Yang Terjadi di Kupang Karena Sebuah Sandal Milik Pelaku Yang Tertinggal di TKP

Jakarta - Anggota Polsek Kelapa Lima membutuhkan waktu hampir dua bulan mengungkap kasus penikaman di gerai ATM Financial institution BNI Wali Kota, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pelaku nyaris tidak diketahui karena saat kejadian tidak ada saksi yang melihat peristiwa itu. Namun sandal di lokasi kejadian menjadi petunjuk utama bagi penyidik polisi mengungkap kasus ini. "Kejadian ini bisa terungkap berdasarkan petunjuk dari shoe milik pelaku yang tertinggal di lokasi kejadian," ujar Kapolsek Kelapa Lima, Kompol Sepuh Siregar, Sabtu (8/10). Aparat Polsek Kelapa Lima melakukan penyelidikan selama satu bulan. "Kita mencari orang-orang yang kira-kira memiliki masalah dengan korban, dan bermodal petunjuk shoe," ujar mantan Kasat Reskrim Polres Belu, Polda NTT itu. Polisi melakukan penangkapan terhadap tersangka di Kelurahan Nefonaek, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang. "Kebetulan saat diamankan dia (tersangka) menggunakan sandal yang sama per...

Karena Tidak Dikasih Uang Rp5 Ribu Buat Beli Rokok, Seorang Pemuda Bunuh Neneknya

Jakarta - Hanya gara-gara tak diberikan uang Rp5 ribu untuk membeli rokok, Ahmad Hairul Anwar alias Erol (19) nekat membunuh neneknya, Manisa (60 ). Dua tetangganya turut terluka saat melerai kejadian itu. Peristiwa tersebut terjadi di rumah korban di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Sentosa, Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang, Minggu (3/10). Pelaku meminta uang untuk membeli rokok namun tak diberikan korban karena sedang tidak punya duit. Hal itu membuat pelaku naik pitam. Dia menusuk korban dengan pisau belasan kali. Dua orang tetangga, Latif (64) dan putranya Firmansyah (24) bermaksud melerai namun justru turut dianiaya pelaku. Keduanya terkena sabetan pisau sehingga dirawat di rumah sakit. Korban Manisa sempat dirawat, nyawanya tak tertolong lagi beberapa jam kemudian. Tak lama, pelaku diamankan polisi atas laporan warga. Kapolsek Seberang Ulu II Palembang AKP Handryanto mengatakan, korban Manisa mengalami 14 luka tusukan, seperti di dada, kepala, paha, dan tangan....

Pelaku Pembunuhan Pemulung Wanita di Ogan Ilir Menyandang Status ODGJ

Jakarta - Satreskrim Polres Ogan Ilir, Sumatera Selatan, meringkus pelaku pembunuhan pemulung wanita dengan luka di leher. Pelaku diketahui menyandang orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Pelaku bernama Ahmad Syazili (34 ), pria yang tinggal sekampung dengan korban di Desa Seri Banding, Kecamatan Pemulutan, Ogan Ilir. Dia ditangkap tanpa perlawanan di rumahnya dua hari lalu. Kasi Humas Polres Ogan Ilir Iptu Abdul Haris mengungkapkan, penangkapan berdasarkan penyelidikan dan kecurigaan terhadap pelaku usai kejadian. Sejumlah barang bukti saat kejadian ditemukan di rumahnya. "Sudah ditangkap dan statusnya sudah jadi tersangka,"ungkap Haris, Jumat (24/9). Dalam catatan kedokteran, tersangka terdaftar sebagai ODGJ dengan ketergantungan obat. Jika tidak meminum obat, penyakitnya kambuh alias kumat. "Tersangka ODGJ, tapi saat pemeriksaan masih nyambung. Tersangka kami kirim ke RS Ernaldi Bahar untuk pemeriksaan medis terlebih dahulu,"ujarnya. Dari pemerik...

Akibat Diteriaki Oleh Korban, Dua Penjambret di Tanggerang Gagal Dan Berhasil Ditangkap Warga

Jakarta - Dua pelaku jambret berinisial RG dan SB, akhirnya mendekam di jeruji besi Polsek Pinang, Polres Metro Tangerang. Keduanya dipastikan gagal mencuri handphone usai diteriaki maling oleh korbannya. Kapolsek Pinang Iptu Tapril menerangkan, aksi pencurian kedua pelaku terjadi pada Kamis malam. Saat itu, korban yang berboncengan sepeda motor sambil memainkan handphone dipepet kedua pelaku. "Benar, kejadian semalem ada dua perempuan boncengan naik electric motor sambil main handphone. Terus ada motor lain lewat si terduga pelaku mencoba mengambil handphone tersebut. Perempuan ini terus teriak-teriak maling,"kata Kapolsek Pinang, Iptu Tapril dikonfirmasi, Jumat (17/9). Karena teriakan korban itu, kedua pelaku akhirnya berhasil ditangkap warga. Atas kejadian itu, pelaku kemudian dibawa warga ke Mapolsek Pinang. Kapolsek menjelaskan, aksi kedua pelaku itu terungkap saat korban sedang tarik menarik handhphone milik korban. Pada saat itu, berdasarkan keterang...

Modus sebagai Pegawai Perusahaan Oli, Seorang Penganguran Berhasil Menipu 10 Orang Berstatus Janda

Jakarta - Polisi meringkus seorang pria yang telah menipu sekitar sepuluh wanita di Kota Semarang, Jawa Tengah yang berstatus janda, dengan memanfaatkan sebuah aplikasi pencarian jodoh untuk menjebak korbannya. Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar mengatakan ada enam korban yang melaporkan tindak pidana itu ke polisi. Tersangka Yandi alias Reski alias Ferizal alias Helski alias Roni alias Jayadi (28 ), warga Kabupaten Garut, Jawa Barat menggunakan bujuk rayu dan berjanji akan menikahi korbannya. Dalam aksinya, kata Irwan, pelaku mengaku sebagai pegawai di sebuah perusahaan oli. Bahkan, lanjut dia, pria pengangguran itu menyewa sebuah mobil untuk meyakinkan korbannya. Ia menuturkan, pelaku juga meminta sejumlah uang dari para korban yang disebut akan digunakan untuk mendirikan usaha. "Dari korban yang melapor, ada yang tertipu hingga Rp60 juta,"katanya pula. Dari aksinya itu, pelaku berhasil mendapat uang dari para korbannya dengan complete mencapai Rp1...

Seorang Pria Tega Menikam Dengan Badik Karena Tersinggung Dengan Ucapan "Kenapa" Dari Seorang Wanita

Jakarta - Tak terima dengan ucapan 'kenapa' dari seorang wanita, pelaku berinisial AS (23 ), menikam korban menggunakan sebilah badik (pisau badik) di bagian dada kiri. LF (26) pun meninggal dunia. Kejadian pembunuhan tersebut terjadi pada 14 Agustus 2021, di lorong jalan masuk samping pagar SMK Negeri 5 Jayapura. Kapolsek Abepura AKP Lintong Simanjuntak mengatakan pada saat kejadian itu pelaku dalam kedaan mabuk dan sedang duduk di pondok penjualan pinang. Tak berselang lama korban datang dan menjumpai pelaku di tempat tersebut. "Tersangka lebih dulu menyapa korban dengan mengatakan 'kamu bikin apa di sini' kata tersangka ke korban, dan korban membalas dengan menjawab 'kenapa' sambil menendang pintu pondok,"katanya. Atas balasan jawaban LF itu, sebut Kapolsek, tersangka tersinggung dan marah langsung mengejar korban. Korban sempat mengambil sebuah balok berukuran 5x5 Cm panjang 2 meter. Balok tersebut, lanjut Kapolsek, dilemparkan k...

Anak di Bawah Umur Menjadi Korban Pencabulan Seorang Mantan TNI Yang di Pecat Dan Mengaku Anggota polisi

Jakarta - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banda Aceh menangkap pria berinisial ATS (40) karena diduga melakukan pencabulan terhadap anak bawah umur. Kasatreskrim Polresta Banda Aceh AKP Ryan Citra Yudha, mengatakan tersangka ATS ini merupakan pecatan anggota TNI karena kasus narkotika. Dia juga disebut mantan resedivis kasus pencabulan di kabupaten Aceh Barat. "Tersangka kita tangkap setelah dilaporkan warga. Penangkapan diwarnai kejar-kejaran dengan petugas di area Barata, Banda Aceh pada 25 Agustus,"kata Ryan kepada wartawan, Sabtu (28/8). Ryan menjelaskan pada Juli 2021, pelaku ATS berpura-pura mengaku personel polisi dari Satresnarkoba Polresta Banda Aceh dan dia melakukan penangkapan terhadap korban inisial FT (16) karena tuduhan kepemilikan narkoba. ATS lalu memboyong korban FT ke salah satu rumah kosong di kawasan Kuta Alam, Banda Aceh. Di rumah itu pelaku memerintahkan FT melucuti seluruh pakaiannya, seolah-olah sedang melakukan penggeledahan. "S...